#

Labels

Blogumulus by Roy Tanck and marewa

pantai kuta lombok  

Senin, 02 Agustus 2010



Mendengar nama Pantai Kuta (baca: Kute), semua orang pasti langsung mengasosiasikannya dengan pulau dewata Bali. Tidak banyak orang yang tahu bahwa di pantai selatan Pulau Lombok juga terdapat sebuah pantai indah yang juga bernama Kuta. Keunikan dari pantai ini yaitu dari area pantai yang dilingkungi oleh perbukitan, pasirnya yang berwarna sangat putih dan sangat sepi pengunjung, terlebih di hari kerja. Pantai Kuta Lombok tampaknya belum banyak dieksploitasi oleh pemerintah daerah setempat untuk dijadikan tujuan wisata unggulan selain Senggigi yang namanya sudah mendunia.

Pantai Kuta sudah menjadi salah satu tujuan wisata saya pada saat merencanakan berwisata ke Lombok, walaupun penginapan tetap memilih di daerah Senggigi dengan pertimbangan karena lebih banyak pilihan hotel, makanan dan akses mudah ke kota Mataram.

Jika anda menginap di Senggigi atau Mataram, cara termudah untuk menuju ke Pantai Kuta adalah dengan menyewa harian taksi-taksi resmi yang banyak beroperasi di Mataram dan sekitarnya.

Perjalanan ke Pantai Kuta dari Senggigi memakan waktu sekita 2.5 jam, melalui kota Mataram. Sebaiknya rencanakan dulu jam keberangkatan anda, termasuk di mana anda akan makan siang. Jika perlu, konsultasikan juga dengan petugas hotel atau supir taksi, tempat-tempat lain yang mungkin anda ingin kunjungi sekaligus.

Perjalanan kami dimulai setelah sarapan pagi di hotel, dan taksi sewaan kami sudah siap menjemput sesuai janji sehari sebelumnya, dan kami langsung menuju ke Pantai Kuta melalui Mataram.

Pantai Kuta Lombok Menjelang tengah hari, kami sampai di Pantai Kuta, dan keindahan pantai ini tidak mengecewakan. Perjalanan yang cukup jauh terbayar ketika melihat keindahan alam yang masih asli. Area parkir mobil berada di bukit, dan kami harus berjalan kaki menuruni bukit untuk dapat masuk ke area pantai. Tampaknya, kamilah satu-satunya pengunjung pantai di siang itu. Tak ada satu pun pengunjung lain, yang ada hanyalah penjual-penjual cendera mata yang menghampiri kami dan menawarkan dagangannya. Hati-hati dengan para penjual ini, mereka kadang agak memaksa kita untuk membeli, mungkin karena sangat jarang pengunjung dan tuntutan ekonomi.

Area pantai yang terdekat dengan jalan masuk adalah area yang dipenuhi batu karang. Air laut jernih tidak menghalangi pandangan mengagumi bagu-batu karang dan penghuni-penghuni kecil yag sesekali tampak berenang dan merayap di situ.

Lima puluh meter dari jalan masuk tadi, terhamparlah pasir pantai yang sangat putih dan bersih, agak menyilaukan dari kejauhan di tengah hari tanpa awan. Bermain-main di pantai berpasir putih tersebut sangat menyenangkan karena area pantai yang dangkal cukup luas, tidak seperti di daerah Senggigi yang kebanyakan terdapat pantai terjal.

Di kejauhan, terlihat beberapa pengguna jetski dan windsurfer yang mestinya berasal dari hotel Novotel Coralia Lombok yang berada sekitar 1 - 1,5 km dari Pantai Kuta dan merupakan hotel berbintang satu-satunya yang terdekat dengan Pantai Kuta. Hotel tersebut juga berada di bibir pantai, dan menyediakan berbagai fasilitas rekreasi air seperti jet ski, speed boat, banana boat dan lain-lain.

Kami memutuskan untuk tidak berlama-lama di sana, karena tidak terdapat fasilitas rekreasi apa pun selain pantai. Yang ada hanyalah 1 warung milik penduduk setempat tempat kami minum air kelapa segar.

Pantai Kuta Lombok Karena sudah waktu makan siang, kami mampir di daerah permukiman penduduk yang terdekat dengan area wisata Pantai Kuta yang dipenuhi dengan losmen-losmen, tempat makan dan pembuat kerajinan dari tembikar dan kayu. Sangat disarankan untuk membeli kerajinan khas Lombok langsung dari pembuatnya seperti di lokasi ini karena relatif lebih murah dan anda dapat langsung berbincang dengan pengrajinnya.

Dalam perjalanan pulang, kami sempatkan juga untuk mengunjungi pusat kerajinan tenun Lombok, kira-kira 1 jam perjalanan dari Mataram. Anda dapat melihat bagaimana kain tenun dibuat oleh para penduduk setempat dan juga dapat membeli berbagai macam corak dan jenis kain tenun di koperasi yang menaungi para pengrajin tersebut.

Menjelang sore kami sudah tiba kembali di Senggigi, masih cukup waktu untuk mandi dan beristirahat sebelum waktu makan malam tiba.


AddThis Social Bookmark Button

Email this post


KALPA SMANDA sma negeri 3 mataram  

Minggu, 30 Agustus 2009


KALPA SMANDA sma negeri 3 mataram.
kalau denger nama itu banyak rasa aku rasakan dan mungkin semua anggota kalpa dan yang pernah maen-maen sama anak KALPA, kalpa smanda sma negeri 3 mataram adalah salah satu pioner SISPALA di kota mataram dan NTB pada umumnya. banyak banget kenangan yang disana, mualai dari yang aneh-aneh dan yang seru-seru pokoknya all about kalpa is the best dah.

aku petir biasa di panggil di kalangan anak-anak kalpa dan sma 3. itu adalah nama lapanganku nggak tau kenapa dikasi nama itu, yah kalau disuruh milih pasti aku milih nama lapangan yang keren-keren tapi perasaanku nama lapangan gak ada yang keren artinya jelek semua tapi yah mau gak mau harus mau soalnya itu pemeberian kehormatan dari para senior yah dari pada di suruh ambil posisi(anak-anak kalpa pasti ngerti) mending di ikutin adja.
aku mengikuti PDPA(pendidikan dasar pecinta alam) KALPA yang ke X111(13) dan angkatanku juga jumlahnya 13 orang wah kata orang sih angka sial,bener banget angkatan kami sial banget pas kami baru masuk cuman ada satu senior yang masih aktif di sekolah itupun cewek namanya mbak BUNGA(ketujur) itupun kita sering manggilnya bang karena gayannya yang nyentrik dan eksotis wakakakakaka,,,
di antara 13 orang itu terdiri dari 2 cewek dan sisanya batangan semua ,,, but it's okay.
ga penting cewek apa cowoknya yang penting adalah persaudaraannya pas PDPA, Masih inget nih anam anak-anak angktan 13, abdee (pagah, artinya ngotot, ampe sekarang nih orang), yoenk(sotoy,sok tau),arief(engkong),andi(pek liong, karena matanya sipit), mimin (pinky, pas PDPA pakai baju pink, pensa, pentium satu soalnya lemot banget tapai anak sering panggil kwik-kwik),rino (badak,soalnya badanya gde kayak badak),dany(lembah,letoy dan lemah),novi(manja)karena jarang mandi, mega(aku lupa)wkekeke,muzi(ustadz) paling alim, dan yang laennya pada ilang.
tapi yang aktif cuman beberapa seinget aku cuman aku,abdee,younk,arief, sama rino itupun masih terganggu sama kesehatanya. jadinya yang jalan cuman kita berempat udah kayak saudara kandung adja 4 orang ini, masih inget ga yah mereka pas dulu masukin propossal buat ekspedisi ke gunung merapi?? pas aku sama abdee bolos trus younk sama abdee minta izin, soalnya di sekolah yang boleh minta izin cuman 2 orang yah jadinya kita bolos dah daan parahnya aku sama arief naek sepeda kuno dan super jadul, wkakakaka
tapi alhamdulillah dapet juga ke merapi walaupun cuman bertiga(younk,abdee dan aku)dan kami nyamapai juga di merapi ,,,, masih inget gak pertama kali ke jogja brow?? wkakakakaka kisah beropo?? masih inget? wkakakakakaak..




AddThis Social Bookmark Button

Email this post


daerah wisata yang layak di kunjungi di lombok  

Kamis, 27 Agustus 2009



Kemanakah tujuan Anda, jika mempunyai kesempatan berkunjung ke pulau Lombok? Bila Anda belum mempunyai tujuan yang pasti, menurut teman yang tinggal di kota Mataram, dengan punya waktu 2 (dua) hari bisa mengunjungi seluruh daerah pariwisata di Lombok, tentunya minus mendaki gunung Rinjani atau menginap di pulau Gili Trawangan.

Peta pulau Lombok peta-lombok.jpg

Di bawah ini akan saya sampaikan beberapa daerah yang layak dikunjungi (walaupun saya juga belum sempat mengunjungi semuanya), sesuai brosur pariwisata yang saya peroleh dari hotel tempat saya menginap:

1. Suranadi. Di sini ada hotel lengkap dengan kolam renang air hangat dan lapangan tennis. Juga ada pura Hindu tertua, berlokasi 17 km jika naik kendaraan dari kota Mataram.

2. Lingsar. Pura dengan ikan keramat di dalam kolam, lokasi 9 km dengan naik kendaraan dari kota Mataram.




3. Narmada. Kebun Raya Lombok, dengan kolam renang, serta ada pura Hindu yang sering digunakan umat Hindu untuk bersembahyang, lokasi 12 km dengan kendaraan dari kota Mataram.


Menjelang matahari terbenam di Pura Batu Bolong, Lombokmatahari-terbenam-di-pura-batu-bolong.jpg

4. Batu Bolong. Terdapat pura diatas batu karang yang menjorok ke laut, dan jika cuaca cerah bisa melihat gunung Agung di pulau Bali, serta bagus untuk melihat pemandangan saat sunset. Lokasi 8 km dengan kendaraan dari kota Mataram. Untuk memasuki area, maka kita diwajibkan memakai pita kuning dari kain (dapat menyewa di lokasi), yang dipasang melingkari pinggang. Pemandangan disini indah sekali, air laut menerobos melalui sela-sela batu karang yang berlubang, menimbulkan bunyi gemerosak. Sayang saat saya kesini, cuaca masih mendung selepas turun hujan, tapi pemandangan indah sekali. Matahari mengintip di sela-sela awan, dan cahayanya jatuh terpantul di air laut.

laut-lombok-dari-batu-bolong.jpgpantai-senggigi-senja-hari.jpg

Mendung menjelang sunset di pantai Senggigi

5. Senggigi. Pantai alam berpasir putih yang bersih, dikelilingi hotel, losmen dan bungalow. Sangat indah sekali, terutama jika waktu sunrise maupun sunset. Lokasi 10 km dengan kendaraan dari kota Mataram. Di pantai banyak penjaja cinderamata, berupa mutiara budidaya air tawar yang berwarna warni, mulai dari harga Rp.25.000,- Juga penjaja kaos bertuliskan Lombok dan Senggigi, serta ukiran khas Lombok pada kayu, bisa berupa tempat buah, topeng dan lain-lain.

6. Sire Beach. Taman laut dengan exotic coral dan ikan yang berenang kian kemari. Berlokasi 36 km dengan kendaraan dari kota Mataram.


7. Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Pulau kahyangan di utara Lombok, dikelilingi taman laut. Disini banyak orang diving maupun surfing. Di pulau ini sudah banyak hotel dan losmen, sehingga bisa menginap disini, pantainya masih asli. Untuk mencapai lokasi ini bisa menggunakan kapal motor.

8. Sukarare. Desa tempat orang menenun, disinilah jika ingin membeli kain tenun tradisional khas Lombok, serta melihat bagaimana para penenun melakukan pekerjaannya. Lokasi 25 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

9. Rambitan/Sade. Desa asli Lombok, dengan rumah tradisional suku Sasak, lokasi 50 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

10. Kuta/Tanjung Aan. Pantai Mandalika dengan lampu-lampu yang berkilauan , dimana kita bisa berenang, terdapat hotel dan restoran. Setiap tahun ada perayaan menangkap/melihat Nyale fish, lokasi 56 km dengan kendaraan dari kota Mataram.

11. Mataram. Mataram adalah ibu kota propinsi Nusa Tenggara Barat. Sedangkan Ampenan merupakan kota pelabuhan lama (sekarang sudah pindah ke Lembar). Kota Ampenan berciri khas arsitektur kuno, yang bila dibersihkan dan dirawat dengan baik, akan menjadi daerah tujuan wisata yang digemari. Di kota Mataram (yang sudah menjadi satu kesatuan dengan kota Ampenan dan kota Cakranegara) kita bisa wisata kuliner, dengan makan makanan Lombok yang ciri khasnya adalah pedas. Di Jakarta kita sering melihat rumah makan Taliwang, yang ternyata Taliwang adalah nama suatu daerah, yang awalnya banyak penjual makanan khas Lombok di daerah ini. Makanan khas Lombok, antara lain: Plecing kangkung, ayam plecingan, ayam julat (ayam yang bumbunya pedas sekali), sambel beberok. Plecing ternyata merupakan nama masakan, sehingga dikenal masakan kangkung yang diberi /dimasak bumbu plecing, ayam yang dimasak plecing (ayam diberi bumbu pedas, didiamkan, dibakar/digoreng, kemudian diberi bumbu pedas lagi). Sambel beberok adalah sambel yang dibuat dari irisan terong ungu, irisan bawang merah, irisan tomat dan cabe, disajikan bersama makanan khas Lombok lainnya. Minuman yang khas adalah kelapa madu, terdiri dari air kepala muda, dan kelapa mudanya di suwir-suwir serta diberi madu…ehhm…sedaaap. Untuk membeli oleh-oleh kain tenun khas Lombok, bisa di Cilinaya Shopping Centre.

12. Cakranegara. Merupakan kota bisnis, terdapat pasar pertanian, pasar burung, dan mata air Mayura serta pura Meru, pura terbesar di Lombok. Cakranegara konon dulunya merupakan bekas kerajaan, namun bekas kerajaan (situs) sudah tak bisa dikenali. Jika ingin oleh-oleh makanan, maka bisa membeli kaki ayam goreng, telur asin dan berbagai manisan dari rumput laut.

Catatan : Perjalanan ke kota Mataram, bisa ditempuh menggunakan pesawat terbang dari Jakarta. Jarak tempuh 4 jam jika transit di Yogya atau Surabaya, tapi bila langsung (penerbangan Garuda pagi hari dari bandara Selaparang) hanya ditempuh dalam waktu 1 jam 33 menit.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


pantai bangko-bangko LOMBOK  

Selasa, 04 Agustus 2009




Lombok Selatan adalah daerah yang penduduknya masih sedikit dan masih jarang orang-orang untuk mengunjunginya, tidak seperti daerah Kuta yang lebih ramai pengunjungnya. Dengan kondisi jalan yang tidak bagus, apalagi di saat musim hujan. Karena masih sedikitnya angkutan umum di sana, sebaiknya pengunjung harus membawa mobil sendiri berikut sopir. Jika anda senang tantangan ini, pantai-pantai yang sangat bagus dan berpasir putih dapat anda temukan di pantai selatan Lombok, yang lokasinya diantara tebing-tebing dan gunung.

Kota Lembar terletak 22 km dari Mataram, yakni ke utara dari semenanjung tenggara. Kota ini merupakan pintu gerbang untuk masuk ke semanjung, dan merupakan tempat berlabuhnya kapal-kapal feri yang datang dari Padangbai Bali. Dari kota Lembar kira-kira 30 km ke Bangko Bangko, yakni tempat paling utara semenanjung ini. Jalan-jalan yang mengikuti pesisir pantai tersebut tidak begitu bagus, jadi kalau anda ingin pergi kesana sebaiknya anda bawa jeep atau kendaraan off-road. Sepanjang jalan terdapat beberapa pantai yang sangat indah, khususnya pantai Taun yang dijuluki sebagai “a lovely place” (tempat yang indah).
Di sana terdapat beberapa pulau kecil di luar pesisir, dimana di dalamnya terdapat pantai putih yang ditanami oleh pohon palm, seperti pulau Gili Nangu, Gili Genting dan Gili Tangkong (pulau yang dekat dari kotaLembar), Gili Gede, Gili Asahan dan Gili Poh lebih ke utara lagi.
Di pulau Gili Gede dan Gili Nangu terdapat Bungalau dan beberapa restoran. Untuk sampai ke Gili Gede Anda dapat menggunakan alat transportasi boat dari Pelangan, selain itu juga disana terdapat suasana yang bagus di luar perkampungan untuk Snorkeling. Dari kota Lembar anda juga dapat menyewa boat untuk mengunjungi setiap pulau yang ada disana.

Di Labuhan Poh anda dapat melihat tempat industri penghasil mutiara terbesar di Lombok, hasil industri tersebut di ekspor ke seluruh dunia. Tempat kunjungan berikutnya adalah Bangko-bangko yang terletak di paling ujung utara, tempat ini sangat bagus untuk mereka yang ingin berselancar. Tapi di sini anda tidak bisa berenang, hal ini juga merupakan alasan mengapa di tempat ini tidak tersedia fasilitas, tapi para peselancar biasanya membawa makanan dan semua keperluan lainnya untuk beberapa hari di saat musim gelombang besar.

Praya sebelah selatan Lembar adalah kota terbesar di Lombok Selatan, merupakan tempat yang menyenangkan dengan taman yang luas, pohon-pohon disepanjang jalan dan terdapat beberapa bangunan tua jaman Belanda.
Dekat Penunjak terkenal dengan barang-barang yang terbuat dari tembikar, ini merupakan kerajinan tradisional yang disebut dengan “gerabah”. Dengan menggunakan tanah liat yang diambil dari lokasi tersebut kemudian dibuat dengan menggunakan teknik yang sederhana mereka dapat membuat pot jambangan dengan berbagai jenis dekoratif. Lebih ke selatan lagi, anda akan berada di sebuah perkampungan tradisional suku Sasak yakni Rembitan dan Sade. Mulai dari daerah Sengkol hingga Kuta merupakan pusat tradisional kebudayaan Sasak.

Jalan yang menelusuri sepanjang pantai ke barat mulai dari Kuta sampai Selong Blanak memiliki pemandangan pantai yang berpasir putih dengan teluknya yang indah.Agar bisa melihat seluruh pemandangan tersebut anda jalannya harus memutar dari jalan protokol (jalan utama). Bahkan ke sebelah baratnya lagi anda akan tiba di Pangantap kemudian teluk yang indah, curam, jalan yang sempit akan menulusurinya sampai Blongas, dan pemandangan laut yang terlihat dari jalan sangat indah. Jalan di sepanjang pesisir pantai dari Kuta dan ke arah timurnya melewati beberapa pantai, setelah kira 2 km anda akan tiba di pantai Pantai Segar dan setelah 5 km Anda akan tiba di pantai Tanjung Aan, yang paling terkenal di daerah ini. Orang-orang disekitar sana mengatakan tanah disekitar pantai ini dipercayakan untuk menjualnya kepada keluarga presiden Soeharto agar dibangun sebuah hotel yang mewah, akan tetepi rencana tidak terlaksana. Jalan buntu di perkampungan nelayan Awang, dari sini terdapat perahu boat ke Eka di sebelah tenggara semenanjung. Teluk di sebelah semenanjung memiliki lokasi yang bagus untuk berselancar.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


aku dan tulisanku  

Minggu, 02 Agustus 2009



berawal dari sebuah ketertarikan dan minat yang beasar terhadap dunia tehnologi informasi yang semakin hari semakin berkembang memaksa aku untuk terjun dan bergelut di dunia maya ini. selain karena tuntutan kuliah dan tuntutan zaman yang membawa kita mau tidak mau harus bisa bersaing di dunia global aku mencoba mencari dan mengorek semua tentang dunia tehnologi informasi mulai dari situs-situs jejaring sosial semacam facebook,friendster dan my space dan banyak lagi lainnya. di sela-sela kesibukan sebagian remaja di indonesia yang sibuk dan membuang waktunya di depan laptop dan komputer serat melalui ponsel hanya untuk membalas postingan, dan meng-update status di facebook aku dan sebagian orang-orang yang suka menulis dan tentunya suka gratisan berfikir alangkah ruginya kita membayar jasa dan fasilitas internet hanya untuk meng-update status di facebook??
karena kebetulan hobyku nulis dan mengkritisi keadaan sosial di sekitar akupun mulai mencari satu situs dimana aku dapat menulis dengan gaya bahasa dan gaya tulisanku sendiri tanpa ada tekanan dari manapun untuk di publikaiskan di dunia dan di baca oleh banyak kalangan. akhirnya aku memilih untuk bergabung di salah satu situs gratis blog yaitu BLOGSPOT.COM.
disini aku menuangkan semua pikiran dan ideku kedalam sebuah postingan dan tentunya dengan gaya bahasaku yang kata orang agak fulgar tapi itulah aku dan itulah hasil karyaku cemo'ohan dan cibiran terkadang menghingapiku tapi aku terus menulis dan menulis karena semkin aku mendapt cemo'ohan dan cibiran aku semakin yakin bahwa tulisanku itu mendapat apresiasi dari banyak kalangan, tapi tentunya bukan itu yang aku harapakan dari tulisanku. aku hanya berharap semua ide dan kreatifitasku dapat tertuang disini

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


tiga gili di lombok  





Di antara sekian banyak objek wisata bahari yang berada di Lombok, tampaknya wisatawan takkan melewatkan kawasan pantai barat Lombok. Selain Pantai Senggigi yang terkenal, ada pula tiga pulau di tengah lautan (yang di sebut dengan nama gili) yang menjadi tempat favorit bagi wisatawan mancanegara dan nusantara untuk berakhir pekan.

Pulau-pulau kecil itu bernama Gili Trawangan, Gili Air, serta Gili Meno. Ketiga pulau itu seakan mampu mewakili potret keindahan pantai-pantai di Lombok. Semuanya menyajikan kebeningan air laut, butiran pasir putih tanpa serakan sampah, serta terumbu karang dengan ikan hias yang menggemaskan.





Jarak tempuh menuju ketiga pulau itu paling lama menghabiskan waktu 30 menit, bergantung pada besar tidaknya arus ombak. Panorama alam langsung memukau. Air laut yang asin seakan tersekat oleh warna biru tua, biru muda sampai hijau muda. Saking jernihnya air, dasar lautnya pun terlihat bernas.

KETIGA pulau mungil yang berada di tengah lautan itu memiliki perbedaan karakteristik yang unik. Masing-masing punya suasana alam dan ciri khas tersendiri. Bahkan, akhirnya perbedaan itu seakan memilah wisatawan sesuai dengan minat, sifat, dan kepribadiannya.

Gili Trawangan merupakan pulau terbesar, teramai sekaligus terjauh dari pulau utama Lombok. Kebanyakan wisatawan yang mengunjunginya terdiri dari orang-orang yang berjiwa muda dan penuh semangat. Di musim liburan, hampir sepanjang malam diadakan pesta yang hingar bingar dengan alunan musik.

Bagi wisatawan yang hanya ingin merasakan suasana pantai tanpa mau berbasah-basah, bisa bersantai di beranda hotel, kafe, dan restoran yang tertata apik. Bahkan, kalau berminat, Anda bisa menyewa kereta kuda cidomo untuk mengelilingi seluruh Pulau Gili Trawangan.

Sementara itu, Gili Meno yang terletak di tengah-tengah antara Gili Trawangan dan Gili Air, lebih sesuai bagi wisatawan yang mengidamkan relaksasi di tengah kesunyian. Pengunjung benar-benar disuguhi nuansa alami pantai tropis yang tenang. Pepohonan bakau masih terlihat merimpun di sepanjang pesisir pantainya.

Lain lagi dengan suasana yang tercipta di Gili Air. Pulau yang terdekat dari Lombok ini lebih sesuai bagi wisatawan yang berlibur bersama keluarga. Dihuni penduduk lokal paling banyak, pulau ini lebih menawarkan suasana pantai yang tidak ramai namun tidak terlalu sepi.

Meskipun berada di tengah lautan, para wisatawan tak usah cemas memikirkan transportasi, akomodasi maupun urusan perut. Semua fasilitas wisata tersedia lengkap. Masing-masing pulau memiliki hotel, restoran, diskotek sampai tempat ibadah sekalipun. Semua kemudahan itu menjamin kenyamanan liburan yang menyenangkan.

Sepanjang waktu, para wisatawan bisa sepuasnya menikmati udara khas pantai tropis yang panas. Pada pagi dan sore hari wisatawan berjalan dengan kaki telanjang di hamparan pasir putih yang teramat lembut dan bersih atau duduk bertengger di akar pohon bakau yang menjuntai ke laut.

Yang tak boleh terlewatkan adalah berjemur di pinggir pantai, berenang, dan snorkeling. Di pantai landai yang berombak tenang itu, wisatawan bisa menguak misteri kehidupan biota laut dengan aman. Meskipun di beberapa tempat terumbu karangnya rusak, tak pelak menyisakan sisi keindahan.

Berbagai jenis ikan laut sering terlihat berenang secara bergerombol. Bergerak lincah di antara bebatuan, terumbu karang, dan rumput laut. Sementara itu, ikan hias mungil yang beraneka warna sering kali mengelilingi bahkan menciumi wajah wisatawan yang tengah asyik snorkeling.


AddThis Social Bookmark Button

Email this post


pantai sengigi  



Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda Anda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup Anda, kepadatan lalu lintas kota, dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau serta menikmati indahnya matahari terbenam di pantai Senggigi.



Cara Mencapai Daerah Ini
Ada beberapa alternatif untuk mencapai Pantai Senggigi, yaitu:

*
Dari Bali; Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.
*
Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.
*
Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan


Tempat Menginap
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain.


Tempat Bersantap
Di sepanjang pinggir pantai, berjejer restoran-restoran yang menyediakan berbagai jenis hidangan khas Lombok dan jenis hidangan lainnya. Selama berada di Lombok, jangan lupa untuk mencicipi Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung.


Berkeliling
Jika Anda ingin mengelilingi pantai Senggigi namun tidak ingin cepat lelah, Anda bisa menaiki cidomo " angkutan khas NTB yang ditarik oleh seekor kuda. Atau Anda juga dapat mengelilingi pantai dengan berjalan kaki


Yang Dapat Anda LIhat Atau Lakukan
Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan disini, seperti berenang, bermain kano, menyelam, snorkeling atau pun sekedar berjemur dan menikmati pemandangan.


Buah Tangan
Di sepanjang jalur pantai Senggigi, banyak terdapat toko cinderamata yang menawarkan barang-barang kerajinan khas Lombok seperti lukisan, kerajinan tangan, kain tenun Lombok, perhiasan mutiara dan lain-lain.



Tips

*
Jangan lupa untuk membawa krim tabir surya dan membawa pakaian ekstra.
*
Jangan lupa untuk membawa pakaian renang.
*
Ketika Anda berenang, harap berhati-hati karena di pinggiran pantai banyak terdapat batu karang.



AddThis Social Bookmark Button

Email this post


kenapa jomblo itu nikmat?  


Apakah Anda pernah merasa terganggu dengan status Anda yang masih menjomblo? Well.. Sebetulnya menjomblo tak berarti negatif lho. Terkadang dengan menjomblo, justru hidup lebih nikmat, tentunya jika diimbangi dengan pikiran yang positif. Berikut beberapa alasan mengapa menjomblo tetap nikmat..

1. Genggam kebebasan sepenuhnya
Ini adalah salah satu kebahagian utama bagi si jomblo. Hidup dengan kebebasan, artinya tidak perlu menenggang perasaan pasangan. Clubbing sampai pagi bersama teman-teman ataupun travelling keliling dunia berbulan-bulan pun Anda tidak akan ada yang melarang. Anda bebas mengambil keputusan dan bebas menentukan sikap. Tentu saja sepanjang tidak melanggar norma-norma dan bertanggung jawab.

2. Quality time for yourself
Hidup sendiri artinya bebas memanjakan diri. Mempercantik diri ke salon, beli baju bagus, seharian berkutat dengan hobi Anda, traveling, dan kegiatan menyenangkan lainnya bisa Anda lakukan tanpa khawatir mendapat komplain dari pasangan.

3. Persahabatan
Persahabatan dengan sahabat perempuan juga terasa mengasyikkan, terlepas dari dia lajang atau tidak. Sewaktu-waktu Anda bisa menghabiskan waktu bersama mereka, entah itu sekedar ngobrol, jalan-jalan atau melakukan kegiatan yang 'fun' bersama-sama.

4. Guys are SO welcomed..
Melajang tidak harus membuat Anda alergi dengan pria. Justru dengan posisi Anda sebagai lajang akan menguntungkan Anda karena bisa lebih memperluas dan memperbanyak teman pria. Bersahabat dengan mereka pun tidak ada salahnya, at least Anda akan punya seseorang untuk 'ditenteng' ke acara pernikahan.

5. Stop looking for Mr.Perfect
Mencari pria sempurna yang memenuhi kriteria Anda? Terus berusaha dan mencari calon ideal boleh-boleh aja, but don't be too picky. Berteman dengan banyak pria dengan bermacam karakteristik membuat Anda lebih mudah memperkirakan tipe mana yang sekiranya klop. Yang penting jangan menarik dan membatasi diri dalam pergaulan.

6. Cari aktivitas baru yang mengasyikkan
Cari dan perluasan pergaulan dengan mencoba kegiatan yang sama sekali baru untuk Anda. Coba sesekali ikutan suatu perkumpulan, klub dansa salsa atau klub pecinta alam misalnya.

7. Travelling
Mumpung masih/sedang jomblo, nikmati hidup Anda sepuasnya. Mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah Anda kunjungi dan lokasinya jauh dari tempat Anda tinggal, adalah ide yang brilyan. Ambil cuti panjang dan ajak sahabat Anda bertualang ke tempat-tempat eksotis di berbagai belahan bumi. Teman sekantor yang sudah menikah atau punya pacar posesif sudah pasti iri berat!

8. Tetap fokus
Bila Anda memang berniat mengejar karir, lakukanlah dengan serius. Buktikan pada diri sendiri dan orang-orang bahwa usaha Anda tidak sia-sia karena kesuksesan dalam genggaman.

Yang pasti, menjadi jomblo dan tetap bahagia itu sangatlah mungkin.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


jadi jomblo itu tidak memalukan loh  



Mau valentine nggak punya pacar? Jadi jomblo bukan masalah besar kok, tergantung bagaimana kita menikmatinya. Kita simak kiat-kiat menjadi jomblo bahagia ala selebritis Hollywood berikut ini.

Punya pasangan tak selamanya bisa membuat kita bahagia kok. Jadi single ternyata juga banyak enaknya. Mungkin saat ini anda belu ditakdirkan untuk punya kekasih. Jangan khawatir, banyak kok selebritis Hollywood yang kini sedang mengalami nasib yang sama dengan anda.

Suatu hari anda pasti punya pasangan hidup. Sebagaimana Adam yang diciptakan berpasangan dengan Hawa. Namun untuk menjadi jomblo tenyata juga tak gampang. Anda harus bisa menjadi jomblo yang berkualitas tinggi agar menemukan pasangan yang tepat kelak.

++ Beberapa selebritis dunia ini sekarang juga sedang hidup sendiri. Mereka ingin berbagi kiat untuk anda menjadi jomblo yang berkualitas. ++

1. Jangan terhanyut oleh perasaan

Saat anda sedang jatuh cinta ada baiknya untuk tak terlalu mengagungkan cinta di atas segalanya. Tunjukkan rasa cinta pada pasangan dengan sewajarnya, sehingga saat anda sendiri lagi rasanya takkan terlalu sulit.

Demikian diakui oleh aktris cantik Salma Hayek. Salma mengatakan bahwa anda juga harus lebih bisa memilih perasaan yang tepat. Jangan juga menjadi orang yang ke-GR-an. Ada yang perhatian sedikit, anda malah menganggap ia jatuh cinta pada anda. Itu sikap yang berlebihan. Cobalah menanggapi perasaan orang dengan sewajarnya.

"Kasih sayang adalah hal yang sangat fantastik. Tapi jika seseorang memberikan kasih sayang, bukan berarti dia mencintaimu. Memperlihatkan kasih sayang di depan umum hanyalah seperti sebuah pertunjukkan," ungkap Salma Hayek.

2. Jomblo tapi seksi

Bintang ‘Desperate Housewives’ Teri Hatcher dan Halle Berry memberikan saran bahwa walaupun sendirian kita harus selalu tampil cantik dan seksi. Wanita seringkali rajin berdandan untuk kekasihnya. Namun tak selamanya seperti itu.

Halle bahkan memberikan tips supaya kita lebih memperhatikan penampilan tubuh saat masih single. "Kau tak bisa melupakan seks. Tapi lupakan sedikit tentang itu, Kamu bisa menjaga tubuh di sanggar atau merawat diri di salon," ungkap Halle Berry.

Teri Hatcher pun berpendapat sama. Saat sedang sendiri, anda memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan diri sendiri. Bersemangatlah, bentuk diri anda menjadi pribadi yang baru. Yang lebih segar dan menyenangkan tentunya.

3. Nikmati kebebasan

Jomblo membuat anda mempunya keleluasaan yang lebih untuk bergerak. Anda bisa kemana saja dan melakukan apa saja tanpa harus memikirkan orang lain. Bukankah itu menyenangkan?

Hal ini dirasakan juga oleh bintang ‘Bridget Jones Diary’, Renee Zelwegger. Aktris cantik yang baru bercerai dari suaminya itu merasa lebih nyaman hidup sendiri setelah perceraian. Tanpa pasangan Renee bisa menikmati kehidupan yang jauh lebih menyenangkan.

"Saya tak perlu meminta ijin ataupun memikirkan orang lain ketika akan melakukan sesuatu. Saya menikmati kesendirian ini, lebih bebas," ujar Renee.

4. Lebih selektif

Ketika menjomblo, anda juga akan mempunyai banyak waktu untuk memilih-milih mana calon pacar yang sesuai dengan anda. Terkesan jual mahal dan pilih-pilih memang tapi ini demi kebaikan anda juga. Bukankah anda juga ingin mempunyai kekasih yang abadi? Inilah kesempatan anda untuk mencoba. Bintang cantik Scarlett Johansson dan Nicole Kidman sependapat dengan teori ini.

Scarlet yang pernah menjalin kasih dengan aktor tampan Jared Letto itu pun mengatakan: "Saya telah banyak bertemu orang. Beberapa diantaranya adalah pria yang hebat. Namun kamu bisa mengendalikan pria dan hubungan seperti apa yang anda cari. Anda bisa memilih yang paling sesuai."

5. Belajar dari mantan pacar

Belajarlah dari pengalaman hidup yang pernah anda lalui. Termasuk juga dari mantan pacar anda. Jangan sampai anda melakukan kesalahan yang sama dalam menjalin cinta. Hanya keledai yang akan jatuh dua kali di lubang yang sama.

Ini saatnya anda merenungi apa yang telah terjadi di masa lalu, kemudian ketahui kesalahan anda dan pelajari dengan baik. "Saya masih menyimpan kenangan dari mantan pacarku. Mereka memberikan pelajaran yang berharga agar saya tak mengulanginya lagi," tandas si seksi Pamela Anderson seperti dilansir dari The Sun Herald, Senin (13/2/2006).

6. Cinta datang dengan sendirinya

Bintang ‘Million Dollar Baby’, Hilary Swank berkisah bahwa ia bertemu mantan suaminya Chad Lowe ketika ia masih berusia 18 tahun. Mereka berpacaran selama 5 tahun dan kemudian menikah. Selama berkeluarga dengan Chad, Hilary merasa seperti dikendalikan olehnya.

Kadang kita tak tahu apakah pilihan kita adalah ‘Mr. Right’ kita. Menikah bukanlah jalan satu-satunya untuk membuktikan hal tersebut. Tak perlu terburu-buru memutuskan arah hubungan kita. Cinta akan datang dengan sendirinya di waktu yang tak terduga. Belum tentu pilihanmu yang sekarang adalah cinta sejatimu. Bersantailah sedikit, nikmati hidupmu.

7. Jangan pernah menyerah

Kendati telah dikecewakan oleh Brad Pitt, Jennifer Aniston tak kapok untuk mencoba membina hubungan dengan pria lain. "Saya pikir di luar sana ada banyak orang, banyak pasangan hidup. Ia diluar sana dan semu bisa saja terjadi. Saya masih percaya pada pernikahan 100 persen. Ketika saya dengar orang kapok jatuh cinta lagi, itu seperti memotong hidung dari wajahmu. Kenapa kamu menutup hatimu?," tandas Jen.

Banyak kesempatan yang bisa diambil dari dunia ini. Jangan pernah menutup pintu hatimu untuk siapapun. Karena cinta yang akan datang dengan sendirinya itu tak pandang bulu untuk memilih anda sebagai pasangannya. Intinya anda tak boleh merasa pesimis.

8. Coba sesuatu yang lain

Anda lebih suka mencari kekasih di tempat olahraga? Mungkin saatnya sekarang anda mencoba sesuatu yang baru. Pergilah bersama teman-teman anda ke cafe dan nikmati suasana yang ada.

Sophie Monk pun mencoba kiat berikut ini. "Ada dunia yang besar di luar sana penuh dengan pria yang mungkin menjadi kekasihmu. Jadi bergabunglah sedikit dan coba beberapa hal yang berbeda," ungkapnya.

9. Jomblo yang berkualitas
tak perlu takut untuk menjadi seorang jomblo. Missy Elliot pun ingin berbagi kisah dengan anda. Dulu Missy selalu berpikir bahwa ibunya sangat bergantung pada ayahnya. Ibu seperti tak bisa berbuat apa-apa tanpa ayah. Tapi ketika kedua orangtuanya berpisah Missy kaget. Ibunya ternyata jauh jadi lebih tegar dari sebelumnya.

Dari kisah ini Missy belajar banyak dari ibunya. "Saya tahu ini gila. Orang tak mau mati sendirian. Tapi kita juga harus jadi jomblo yang berkualitas," ujar Missy.

Jomblo bukan hal yang memalukan kok? Jadi jangan khawatir.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


ibundaku  



Ibundaku tersayang..
engkau adalah seorang panutan bagiku..
engkau selalu tegar untuk menjagaku..
dalam lelah dan letih,bundaku tetap berjuang demi ak..
dalam cuaca hujan maupun panas,bunda tak pernah menyerah..

diwajahmu tak terlihat sebuah keluh..
walau ku tau tangisanmu hanya terjatuh didalam hati..
dalam setiap malam hanya lelah yang tampak diwajahmu..
dalam hari bundaku selalu melawan waktu demi ak..

bunda..engkau tetap akan selalu menjadi malaikatku..
yang menjagaku,mendidikku dan melindungiku..
kasihmu tak akan bisa terganti olehku..
sayangmu tetap akan kujaga sampai ujung nafasku..

Tuhan.. hanya satu yang sangat ak harapkan..
berikanlah kesehatan dan panjang umur untuk bundaku..
agar bundaku tetap kuat lewati hari demi ak..
agar ak bisa mewujudkan satu impian indah untuk bundaku..

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


indonesia ternyata no.1 di dunia dalam hal ciber cryme  

Sabtu, 01 Agustus 2009



Jumlah kasus cyber crime atau kejahatan di dunia maya yang terjadi di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia, antara lain, karena banyaknya aktivitas para hacker di Tanah Air.

"Kasus cyber crime di Indonesia adalah nomor satu di dunia," kata Brigjen Anton Taba, Staf Ahli Kapolri, dalam acara peluncuran buku Panduan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) di Jakarta, Rabu.

Brigjen Anton Taba memaparkan, tingginya kasus cyber crime dapat dilihat dari banyaknya kasus pemalsuan kartu kredit dan pembobolan sejumlah bank.

Menurut dia, para hacker lebih sering dalam membobol bank-bank internasional dibandingkan dengan bank-bank dalam negeri.

Setelah Indonesia, ujar Anton, negara lainnya yang memiliki jumlah kasus cyber crime tertinggi adalah Uzbekistan.

Karena tingginya kasus cyber crime, ia juga mengkritik buku PBHI yang tidak memiliki bagian khusus yang membahas tentang hal tersebut.

Buku PBHI pada 2009 adalah edisi yang kedua, setelah edisi perdana terbit pada 2006.

Ke-15 bab dalam buku tersebut berisi tema yaitu Hukum di Indonesia; Sistem Hukum di Indonesia; Bantuan Hukum di Indonesia; Pengaduan; Hukum Keluarga, Perempuan, dan Anak; Perjanjian Kredit; Hukum Tanah; Hukum Perburuhan; Hukum Lingkungan; Hak Individu dalam Hukum Pidana; Hak Konsumen; Pelanggaran HAM Berat dan Hak Korban; HAM dalam Konstitusi; Pemerintahan dan Kelembagaan Negara; serta Advokasi.

Buku PBHI diterbitkan atas kerja sama Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), dan Indonesia-Australia Legal Development Facility (IALDF).

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


kenanganku di fakultas ekonomi UNRAM  



seprti biasa hiruk pikuk yang sudah lazim di lakukan oleh semua universitas di seluruh indonesia ketika menyambut anak SMA telah selesai bergelut dengan UAN, tepatnya tahun 2006 ketika aku dan temen-temenku di SMANTI mataram usai melaksakan ujian nasional kamipun sibuk mencari tempat kuliah dan sebagian ada juga yang kerja, aku dan orantuaku memutuskan untuk melanjutkan studiku di bangku kuliah,,, ada banyak pilihan tempat yang di sarankan untuk kuliah dan akhirnya mamaku memilih untuk aku aku kuliah di salah satu fakultas negeri di kotaku yaitu UNRAM dan aku allhamdulillah keterima di salah satu jurusan di fakultas ekonomi jurusan s1 akutansi seperti biasa momok bagi mahasiswa baru seperti aku adalah saat ospek, memang benar kata orang-orang kalau ospek memang banyak kenagannya. hari pertama ospek aku jalani dengan lumayan banyak hukuman maklum aku rada-rada bandel hehehehe...
pas aku hendak pulang dan menunggu jemputan terbersit di kepalaku tadi pas di aula ada tanya jawab antar mahasiswa baru dengan slah satu dosen ada seorang mahasiswi bertanya dan masih saja sampai teringat dalam benakku suaranya, seakan terbangun dari khayalanku ada sosok wanita kecil imut dan tentunya cantik dengan kaca mata menghiasi wajahnya lewat di hadapainku dan segera aku sadari kalau ternyata itu wanita yang tadi di aula yang bertanya,,, spontan aku langsung ngajkin kenaln maklumlah naluri lelakiku hehehe.. dan akhirnya kamipun berkenalan dan saling menukar nomer ponsel dan berlanjut saling bertukar pesan singkat,, ehm,,, aku kalau keinget itu pasti senyum-senyum sendiri hehehhee....
singkat cerita kamipun semakin dekat karena pemikiran kami sama kali yah dan nyambung aja pas kita ngobrol maklum sama-sama suka sama organisasi hampir setiap hari aku sama dia kemapun sama dia,,, akhirnya tiba saat yang aku nantikan yang memang sudah lama aku persiapkan untuk penembakan. hari jum'at jam 10 pagi di belkang kantin kampuz biru itu aku mengungkapkan isi hatiku ke padanya!!
" tika aku sayang sama kamu... apa selama ini kamu ga merasakan apa yang kurasakan?? aku mau setiap waktuku sama kamu, dan aku mau kita lewati hari-haari bareng" itu sebagian kata-kata yang masih aku ingat. dan sungguh kaget aku mendengar jawaban darinya " maafin ka yah ta?,, selama ini ka masih bingung sama ta karena ka ga pernah tau kalau ta sayang sama ka" dalam hatiku bergumam " oh my god" dan kembali melanjutkan kata-katanya" ka udah punya pacar" oh my god,,, seakan tertabarak truk tronton hatiku mendengarnya.
tetapi ketika kami berdua diam dan tertegun mungkin karena kami berdua gak tau apa yang harus di katakan. dia tiba-tiba menangis dan berkata" ka juga sayang sama ta tapi ka dah terlanjur terima dia, ka gak mau kehilangan ta". dengan gentleman aku terima semuanya walaupun hatiku in sampai sekarang masih menangis melihat dia bersamanya, samapi detik ini aku masih sangat sayang sama dia dan sampai kapanpun. tapi setelah waktu berjalan aku sadar aku ternyatatak pantas buatnya, tapi seandainya suatu ketika dia baca postinganku ini aku hanya ingin dia tahu kalau aku masih seperyi genta yang kamu kenal dahulu.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


salah kaparah tentang HACKING  



Ajari saya meng-hack server orang dong mas, saya pingin menjadi hacker nih (Joko, Semarang)

Ini termasuk pertanyaan yang sering masuk ke mailbox dan window YM saya. Dalam beberapa tahun ini terminologi hacking memang menjulang. Buku yang “tipis”, “instan” dan menggunakan judul “hacking” menjadi syarat baru penulisan buku-buku populer di Indonesia. Ini adalah permainan berbahaya dari para penerbit (yang diamini penulis) karena kerusakannya bisa sampai ke generasi muda kita. Membuat semakin kentalnya budaya bahwa ilmu pengetahuan bisa didapat dengan cara cepat, instan, bahkan cukup dengan modal buku setebal 20-50 halaman. Yang pasti hacker bukanlah craker, hacker membangun sesuatu sedangkan cracker merusaknya. Mari kita kupas tentang hakekat hacker dan hacking activities ini.

Sebagian besar literatur menyebut bahwa istilah dan budaya hacker pertama kali digunakan pada tahun 1961 ketika MIT mendapat kesempatan menikmati mesin PDP-1. Komputer pertama produksi DEC ini menjadi mainan favorit mahasiswa MIT khususnya yang tergabung di Tech Model Railroad Club. Mereka membuat alat-alat pemrograman, membuat banyak program, mengembangkan etika, jargon dan bahkan ngoprek PDP-1 sehingga menjadi mesin video-game generasi awal. Budaya inilah yang kemudian terkenal menjadi budaya hacker yang sebenarnya. Para hacker di Tech Model Railroad Club menjadi tim inti laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) MIT yang menjadi pioneer dalam penelitian AI di dunia sampai saat ini.

Project ARPAnet yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika tak lepas dari campur tangan para hacker MIT ini. ARPAnet lah yang menyatukan budaya hacker dari berbagai “suku”, misalnya dari Standford University dan Carnegie Mellon University (CMU). Para hacker MIT bahkan akhirnya berhasil mengembangkan sistem operasi sendiri bernama ITS (Incompatible Time-Sharing System) yang legendaris, menggantikan TOPS-10 sistem operasi standard yang diproduksi oleh DEC untuk PDP-10. ITS awalnya dibangun dengan assembler, tapi kemudian diubah ke dalam bahasa LISP, bahasa pemrograman functional yang dekat dengan dunia Artificial Intelligence.

Kreasi lain dari para hacker MIT yang cukup legendaris adalah Emacs (karya Richard Stallman), editor favorit yang tetap dipakai oleh banyak programmer mesin unix sampai saat ini. Saya mengenal pertama kali Emacs ketika masuk kampus di Saitama University tahun 1995, saya gunakan untuk menulis semua laporan kuliah saya, membaca email, browsing web, membaca newsgroup dan bahkan Emacs jugalah yang saya gunakan untuk membangun IlmuKomputer.Com generasi awal. Selain hacker dari MIT, para hacker Stanford University dan CMU juga tidak mau kalah, mereka bahkan berhasil mengembangkan aplikasi bersekala besar berupa expert system dan robot industri.

Hacker dari Bell Labs bernama Ken Thomson yang dibantu oleh hacker lain bernama Dennis Ritchie dengan bahasa C-nya mengembangkan sistem operasi Unix. Kolaborasi Thomson dan Ritchie adalah kekuatan yang sangat fenomenal, karena mesin Unix dan bahasa C adalah formula manjur pengembangan sistem operasi Unix dari varian manapun sampai saat ini (BSD maupun System V dimana Linux termasuk didalamnya). Perlu dicatat juga bahwa pada tahun 1982, para hacker dari Stanford dan Berkeley yang dipimpin William (Bill) Joy mendirikan satu perusahaan bernama Sun Microsystem.

Era 1984 dimulainya berbagai episode cracking yang cepat terkenal karena diangkat oleh pers dan para jurnalis. Para jurnalis mulai keliru menyebut kejahatan komputer dan penyimpangannya sebagai sebuah “hacking activities” dimana pelakuknya disebut dengan hacker.

Hacker yang sebenarnya adalah seperti Richard Stallman yang berjuang dengan Free Software Foundation dan puluhan tahun bermimpi membangun sistem operasi bebas bernama HURD. Linux Torvald juga adalah seorang hacker sejati karena tetap komitmen dengan pengembangan kernel Linuxnya sampai sekarang. Kontributor dalam pengembangan Linux dan software open source lain juga adalah para hacker-hacker sejati.

Pelaku carding (penyalahgunaan kartu kredit), phreaking, dan defacing bukanlah hacker tapi mereka adalah cracker. Ungkapan legendaris dari Eric S Raymond dalam tulisan berjudul how to become a hacker, “hacker membangun banyak hal dan cracker merusaknya“. Hacker sejati adalah seorang programmer yang baik. Sesuatu yang sangat bodoh apabila ada orang atau kelompok yang mengklaim dirinya hacker tapi sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat program. Sifat penting seorang hacker adalah senang berbagi, bukan berbagi tool exploit, tapi berbagi ilmu pengetahuan. Hacker sejati adalah seorang penulis yang mampu memahami dan menulis artikel dalam bahasa Ibu dan bahasa Inggris dengan baik. Hacker adalah seorang nerd yang memiliki sikap (attitude) dasar yang baik, yang mau menghormati orang lain, menghormati orang yang menolongnya, dan menghormati orang yang telah memberinya ilmu, sarana atau peluang.

Bukanlah sifat seorang hacker apabila diberi kepercayaan memegang administrasi di sebuah server malah memanfaatkannya untuk kegiatan cracking. Atau bahkan kemudian menyerang dan menghancurkan server dari dalam ditambahi dengan memberi ejekan kepada pemilik server yang telah memberinya kesempatan. Dengan terpaksa saya sampaikan, sayapun pernah mengalaminya. Selama ini saya selalu mendukung movement anak-anak muda di dunia maya, saya senang dengan semangat mereka. Ratusan komunitas saya beri domain dan hosting gratis sebagai reward perdjoeangan mereka karena mau sharing knowledge ke teman-teman lain di tanah air. Sayangnya ada cracker yang mengaku hacker (meski tidak memiliki attitude sebagai hacker) yang mempermainkan peluang ini. Setelah puas membuat satu dedicated server yang berisi ratusan situs komunitas lain di-shutdown perusahaan penyedia server karena kegiatan phreaking yang dia lakukan, masih sempatnya mengumpat saya dengan sebutan-sebutan yang tidak manusiawi. Apakah saya kapok? Tidak Saya akan tetap memberi kepercayaan, dukungan server dan domain gratis bagi aktifis-aktifis dunia maya.

Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya. Hacker tidaklah harus orang komputer, karena konsep hacking adalah para pembelajar sejati, orang yang penuh antusias terhadap pekerjaannya dan tidak pernah menyerah karena gagal. Dan para hacker bisa muncul di bidang elektronika, mesin, arsitektur, ekonomi, politik, dsb.

Meluruskan pemahaman masalah hacker adalah proyek penyelamatan generasi dan perbaikan bangsa. Dan ini bisa dimulai dengan memperbaiki kurikulum pendidikan kita sehingga mampu mendidik mahasiswa kita menjadi hacker sejati. Dan marilah kita bersama-sama berdjoeang supaya menjadi hacker yang bisa memberi manfaat dan yang bisa memperbaiki republik ini dari keterpurukan.

Tetap dalam perdjoeangan!

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


tehnik dasar survival  

Guna bertahan hidup di dalam situasi sulit, kita harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar kita dari apa saja yang tersedia di sekitar kita. Maka dari itu perlu penguasaan teknik-teknik survival, diantaranya teknik membuat api, teknik membuat shelter, teknik membuat trap, teknik mendapatkan air, teknik membuat jejak dan isyarat.

1. Api

Api tidak hanya berfungsi untuk memasak bahan makanan saja, tetapi juga berfungsi untuk menjaga suhu tubuh kita. Selain itu dengan perapian kita dapat terhindar dari berbagai binatang. Binatang buas yang takut terhadap api antara lain : serigala, harimau, dan sebagainya.

Untuk menghangatkan tubuh, panas api akan lebih efektif menghangatkan tubuh jika kita membuat beberapa api kecil daripada membuat satu api besar.


Perapian yang baik haruslah diatur sedemikian rupa sehingga kayu dapat terbakar secara merata. Dengan penyusunan perapian yang baik dapat memberikan berbagai fungsi. Selain untuk menghangatkan tubuh, memasak, juga dapat dijadikan alat penghalau binatang.

Untuk mendapatkan perapian yang baik, diperlukan kayu/bahan yang kering dan mudah terbakar. Perapian yang baik biasanya dimulai dari ranting-ranting kecil untuk dijadikan fire starter. Untuk selanjutnya dapat dilanjutkan dengan kayu-kayu yang lebih besar.

Untuk mendapatkan api selain menggunakan alat khusus (korek api/pematik), juga dapat dilakukan dengan cara tradisional. Seperti menggesek-gesekan bahan kering dengan bahan kering lainnya. Letak keberhasilan pembuatan api tradisional yaitu dalam bentuk batang dan jenis bahan/kayu serta cara yang dilakukannya.
Teknik Membuat Api

Bunga api adalah tahap awal dalam pembuatan api. Selanjutnya ialah mengusahakan untuk menangkap bunga api dengan kawul atau ranting dan daun kering.

1. Mematik

Cara ini dilakukan dengan membenturkan atau menggesekan dua benda keras. Dapat dilakukan dengan dua benda yang sejenis ataupun dengan dua benda yang berbeda jenis. Cara yang dapat digunakan bermacam-macam, yang penting adalah dapat menimbulkan bunga api.

Salah satu caranya adalah dengan memaku kayu bidang datar hingga yang tampak bagian kepalanya saja. Kemudian gesekan/benturkan batu atau logam ke arah kepala paku tersebut. Gesekan dengan sedikit ditekan dan agak cepat hingga menimbulkan bunga api. Kemudian bunga api tersebut dapat ditangkap dengan sabut kering dan sebagainya.





2. Gergaji Api (Fire Saw)

Cara ini membutuhkan tenaga yang cukup besar dan kuat. Cara ini memanfaatkan efek panas akibat gesekan kayu. Metodanya seperti menggergaji kayu dengan kayu lainnya, sehingga menimbulkan bunga api. Biasanya kayu yang digunakan berbeda antara kayu satu dengan kayu yang lainya. Kayu yang dipilih adalah kayu yang empuk sehingga tidak terlalu sulit dalam melakukan penggergajian.















3. Fire Thong

Fire Thong adalah cara mendapatkan api dari sehelai kulit kayu atau rotan kering yang ditarik menyilang di atas sepotong kayu atau rotan kering. Kulit rotan tersebut dililitkan pada sebatang pohon yang empuk, lalu ditarik oleh tangan kanan dan kiri secara bergantian. Pada bagian bawahnya diberi sabut, kawul, atau dedaunan kering yang siap menangkap bunga api.







2 Shelter

Shelter ditujukan untuk melindungi survivor dari pengaruh alam, seperti panas, hujan, angin, dan dingin. Perlindungan ini dapat dibangun dari bahan-bahan yang sengaja dibawa ataupun dari bahan-bahan yang tersedia di alam (kayu, dedaunan, dll).

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan shelter adalah :
Jangan membangun shelter di tempat yang riskan tergenang air (banjir), seperti di tepi sungai. Walaupun tempat itu terlihat bersih dan kering, akan sangat berbahaya apabila datang hujan.
Usahakan dalam pembuatan shelter tidak dibawah pohon yang berdahan rapuh atau di bawah pohon kelapa. Karena dapat membahayakan jika dahan rapuh atau buah kelapa itu jatuh menimpa shelter kita.
Tidak di tempat yang dicurigai sebagai sarang binatang buas atau sarang nyamuk/serangga. Karena dapat mengganggu kenyamanan beristirahat.
Bahan pembuat shelter harus kuat dan pengerjaannyapun sebaik-baiknya, karena akan mempengaruhi dalam kenyamanan kita.

Contoh barang bawaan yang dapat dijadikan shelter adalah ponco ataupun plastik berukuran kurang lebih 2×2 meter. Karena shelter yang dibangun dari ponco atau plastik kurang sempurna, maka dari itu selain memperhatkan empat hal diatas, perlu memperhatikan arah angin bertiup. Sehingga arah angin bertiup dapat dihalau oleh shelter yang kita bangun. Contoh bentuk shelter dapat dilihat melalui gambar.








Gambar bivak alam


Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai shelter yaitu gua, lekukan tebing/batu yang cukup dalam, lubang-lubang dalam tanah, dan sebaginya.

Apabila memilih gua harap diyakini bahwa :

1. Gua tersebut bukan merupakan sarang binatang.

2. Gua tersebut tidak mengeluarkan gas beracun. Cara klasik mengetahuinya yaitu dengan menggunakan obor. Apabila obor dapat terus menyala di dalam gua, berarti gua tersebut aman dari gas beracun.

3. Gua tersebut terbebas dari bahaya longsor.


3 Trap

Salah satu keterampilan yang mendukung dalam melakukan kegiatan survival adalah keahlian membuat trap. Trap ini digunakan survivor untuk menangkap binatang untuk diambil dagingnya untuk dimakan. Membuat trap kadangkala memerlukan bahan lainya, seperti : karet, kawat, tali, dan sebagainya. Maka dari itu barang-barang tersebut tersedia di dalam survival kit.

Dalam pembuatan trap, hendaknya diketahui hewan apa saja yang biasa lewat atau tinggal di daerah itu. Dengan mengetahui hewan apa yang akan ditangkap, kita dapat menyesuaikan jenis trap apa yang akan dibuat. Perlu diingat bahwa trap akan sia-sia jika binatang yang telah terperangkap dapat meloloskan diri. Maka dari itu pembuatan trap biasanya dalam bentuk yang sederhana tetapi mempunyai kekuatan yang baik.

Trap sangat banyak jenis dan macamnya, karena dalam pembuatan trap tergnatung kepada kreasi survivor. Kita akan membahas lima jenis trap yang sering digunakan.

1. Trap Menggantung (Hanging Snare)

Perangkap model menggantung ini biasanya memanfaatkan :

a) Kelenturan dahan pohon.

b) Patok yang diberi lekukan dan dihubungkan dengan tali.

c) Tali laso yang lalu menghubungkan dahan pohon yang lentur dengan patok, sehingga apabila laso goyang maka tali pada patok akan lepas dan dahan pohon akan menarik, hingga akhirnya tali akan menjerat.

Perangkap ini ditujukan untuk menangkap binatang yang cukup besar seperti : kelinci, ayam, bebek, dan lain lain.



2. Trap Tali Sederhana

Untuk binatang yang berukuran kecil, seperti burung dapat digunakan perangkap tali sederhana yang diletakan di atas tanah ataupun digantung. Tali laso yang telah diberi umpan diikatkan pada dahan pohon atau batu yang berat. Sehingga apabila hewan telah terjerat, tidak bisa pergi kemana-mana lagi.







3. Trap Lubang Penjerat

Perangkap ini adalah modifikasi dari perangkap tali dan perangkap lubang. Perangkap ini terdiri dari :

a) Tali laso yang diikatkan pada dahan pohon yang kuat dan diletakan mendatar.

b) Lubang perangkap yang digali, kedalamannya disesuaikan dengan hewan yang akan ditangkap. Mulut lubang disamarkan dengan dedaunan dan laso diletakan di atas dedaunan tersebut.

c) Diberi umpan di atas dedaunan, ditengah laso.





4. Trap Menimpa

Perangkap lain yang ditujukan untuk menangkap binatang kecil lainya adalah perangkap menimpa. Perangkap ini memanfaatkan berat kayu untuk menindih. Model ini dikenal dengan nama Deadfall Snare. Yang diperlukan dalam pembuatan perangkap ini adalah :

a) Batang pohon besar ditumpukan pada kayu pohon lainya yang saling menopang.

b) Kayu pohon penopang yang saling berhubungan dengan batang pohon besar dan jika salah satu tersenggol, maka yang lain akan jatuh dan menimpa.

c) Umpan yang diletakan dekat dengan kayu pohon penopang dan apabila tergerak, maka kayu pohon penopang akan bergeser sehingga batang pohon besar akan jatuh menimpa.








5. Kombinasi Trap Lubang dengan Trap Menimpa

Perangkap ini merupakan kombinasi bentuk lubang perangkap dan perangkap menimpa. Perangkap ini terdiri dari :

a) Batang pohon besar untuk menimpa mangsa.

b) Kayu pohon yang saling menopang.

c) Umpan.

d) Lubang perangkap lengkap dengan samarannya.

Cara kerjanya hampir sama dengan trap menimpa, tetapi ketika mangsa tertimpa batang, ia akan langsung masuk ke lubang.





4.4 Air

Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Kebutuhan manusia akan air lebih besar daripada kebutuhan manusia akan makanan. Manusia bisa bertahan hidup kurang lebih sepuluh hari tanpa makanan. Tetapi tanpa air menusia akan sulit bertahan lebih dari tiga hari. Oleh karena itu kebutuhan akan air mutlak didapatkan oleh survivor. Untuk mendapatkan air, survivor harus pandai dalam menganalisis medan disekitarnya, mencari apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan air. Manusia memerlukan air setidaknya seperempat liter sehari untuk minum.

Di daerah hutan tropis, sebenarnya tidak sulit untuk mendapatkan air. Kita bisa mendapatkan air dari sungai, mata air dan selokan kecil, genangan air di cekungan batu, dan sebagainya. Tetapi pertanyaannya apakah air tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan metabolisme manusia? Maka dari itu perlu pengetahuan dalam mencari air untuk diminum dan dimasak.

Berdasarkan sumbernya, air dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu air langsung dan air tak langsung.

Air langsung berarti air bersih yang dianggap aman untuk diminum saat itu juga. Contoh air yang langsung dapat diminum adalah : air sungai, mata air, air hujan yang telah ditampung, dan lain lain. Air langsung mempunyai ciri fisik yang bersih, jernih, tidak berwarna, dan tidak berbau. Kecuali air yang ditemukan melalui buah atau tumbuh-tumbuhan, seperti buah kelapa.Tetapi air langsung belum tentu juga dapat diminum sekaligus. Karena dikhawatirkan bahwa air itu telah tercemar pupuk kebun penduduk, pestisida, atau bahan kimia lainya. Maka dari itu sebaiknya diteliti dengan seksama terlebih dahulu sebelum meminumnya.

Air tak langsung adalah air yang digolongkan menjadi air yang masih memerlukan proses untuk diminum. Sumbernya terdapat di selokan kecil, genangan air, atau dari tumbuh-tubuhan seperti kantung semar.

Mengetahui sumber air sangat penting, karena kita dapat memprioritaskan air mana yang akan kita simpan di tempat minum untuk diminum dan air mana yang akan kita simpan di tempat air lain untuk mencuci bahan makanan kita.

Misalnya, seorang survivor akan lebih merasa percaya diri apabila meminum air dari mata air daripada meminum air yang ditemukan dari genangan air di bebatuan. Karena dari fisiknya memang air dari mata air memang lebih jernih. Sedangkan air dari genangan belum tentu jernih dan biasanya terdapat sarang serangga yang bertelur di genangan air itu. Maka lebih baik air itu dipakai untuk keperluan lain selain diminum.

Yang tak kalah penting adalah perasaan yakin akan kebersihan air yang akan kita minum. Karena perasaan tidak yakin akan kebersihan air yang kita minum akan memberikan sugesti dan menjadikan gangguan kepada diri kita sendiri.

1. Air langsung

Berikut adalah sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan survival :

a) Hujan

Apabila turun hujan ketika sedang ber-survival, maka sebaiknya kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk menampung air sebanyak-banyaknya. Untuk menampung air hujan, kita dapat memanfaatkan daun yang lebar, bambu, dan sebagainya.


b) Tanaman

Tanaman rambat dan rotan banyak dijumpai di pegunungan dan hutan rimba. Pilihlah tanaman rambat (akar gantung) yang masih segar. Lalu potonglah bagian bawah dari tanaman itu agar air yang terkandung di bagian atas tanaman dapat menetes ke bagian bawah, lalu air yang menetes ditampung di penampungan. Setelah itu baru potong bagian atasnya dengan jarak saru sampai satu setengah meter dari bagian bawahnya. Tanaman rambat ini dapat ditemukan di pohon-pohon besar. Dan satu pohon dapat diambil beberapa tanaman rambat. Sebenarnya air yang didapat dari tanaman rambat ini sedikit, tetapi cukup untuk membasahi tenggorokan.

c) Air sungai dan mata air

Kebanyakan air sungai yang d hutan dapat langsung diminum. Tetapi harap diteliti sebelumnya, apakah di sekitar sungai itu terdapat pembuangan kotoran atau limbah.

d) Air kelapa

Air kelapa merupakan penghapus dahaga yang baik. Air kelapa yang baik adalah kelapa yang masih muda. Biasanya satu buah kelapa berisi air sebanyak hampir satu liter. Usahakan apabila kita meminum air kelapa, harus yang masih baru atau kelapa hasil memetik sendiri. Karena apabila kelapa yang sudah terjatuh biasanya telah tua dan airnya tidak enak dan terkadang bau. Bahkan kemungkinan kelapa yang sudah jatuh adalah bekas makanan bajing, maka disangsikan kebersihannya.

e) Kondensi Tanah

Cara lain dalam medapatkan air adalah dengan memanfaatkan kondensi tanah. Hal ini memanfaatkan uap air tanah dan kemudian ditampung di suatu tempat. Caranya sebagai berikut :

1. Galilah tanah dengan kedalaman kira-kira setengah meter.

2. Gelarlah plastik untuk menutupi lubang tersebut. Dan ujung-ujungnya ditahan, agar plastik tersebut menutup lubang dengan rapat.

3. Beri pemberat di tengah plastik agar plastik agak menjorok ke dalam.

4. Sebelumnya letakan wadah penampung air di tengah –tengah lubang.

5. Biarkan seharian.



2. Air tidak langsung

Berikut adalah sumber air yang dapat kita manfaatkan tetapi harus kita dibersihkan terlebih dahulu.

a) Lubang air

Air yang berada di tempat ini biasanya bercampur dengan lumpur, potongan ranting atau dedaunan. Untuk memanfaatkannya kita perlu membersihkan dedaunan di permukaan air dengan cara dipungut langsung. Setelah itu diendapkan beberapa saat agar air tidak bercampur dengan lumpur. Setelah itu kita dapat melakukan proses penyaringan. Proses ini akan diterangkan lebih lanjut dimuka.

b) Air yang menggenang

Air yang menggenang dapat dimanfaatkan setelah dilakukan proses penyaringan. Air ini biasanya terdapat di saluran selokan yang telah mengering, celah antara batu karang, cekungan tanah/batu, atau tunggul-tunggul pohon yang telah mati.

Berikut adalah cara menyaring air :

1. Dengan kaos berlapis. Lebih baik apabila kaos itu berwarna putih, sehingga apabila kotor dapat terlihat dan dapat dibersihkan terlebih dahulu.

2. Dengan cara melewatkan air ke dalam rongga bambu yang telah dipotong di kedua ujungnya. Di dasar bambu diberi penyaring seperti kerikil, ijuk, rumput kering atau daun kering.

Air keruh juga dapat dimanfaatkan setelah dilakukan proses pengendapan selama dua puluh empat jam di tempat bersih. Apabila air yang telah diendapkan masih telihat atau terasa kotor, maka dapat dilakukan proses penyaringan beberapa kali. Tetapi cara yang paling aman untuk mendapatkan air bersih adalah setelah dibersihkan lalu air dimasak sampai masak.

Cara lain untuk mendapatkan air bersih adalah dengan membersihkan air yang keruh dengan mencampurkan zat-zat pembersih air yang dapat kita dapatkan di toko kimia. Cara itu sebagai berikut :

1. Campurkan tablet Halazone dengan air dan tunggu sepuluh sampai lima belas menit.

2. Campurkan dua hingga tiga tetes Iodine dengan seperempat liter air. Air dapat dimanfaatkan setelah tiga puluh menit.

3. Campurkan beberapa butir garam abu permanganate dengan air secukupnya. Reaksi sterilisasi dapat dilihat kira-kira dalam tiga puluh menit.

4. Campurkan bubuk pembersih (AGS) yang dijual di pasaran dengan air secukupnya.

4.5 Jejak dan Isyarat

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh seorang survivor untuk terlepas dari keadaan survival adalah membuat jejak dan isyarat. Dengan harapan bahwa ada tim SAR yang akan menerima dan mengerti pesan kita. Dan akhirnya kita dapat terselamatkan.

Membuat jejak dan isyarat memerlukan tekhnik tertentu agar tim SAR dapat mengerti maksud dari jejak dan isyarat yang kita buat. Bahkan ada beberapa sandi internasional untuk memberikan pesan dengan menggunakan media tertentu atau bahasa tubuh.

Tanda yang biasa digunakan sebagai kode isyarat pertolongan adalah dari barang-barang yang berwarna mencolok dari daerah di sekitarnya, agar mudah terlihat. Atau dapat digantungkan di pucuk pohon tertinggi agar SAR udara dapat mengidentifikasinya.

Cara lainya adalah dengan menjemur pakaian yang berwarna mencolok di batu-batuan sungai. Cara ini dinilai efektif karena biasanya tim SAR akan menyisir daerah sungai untuk mencari korban.

Maka dari itu dalam melakukan perjalanan ke hutan, sebaiknya kita membawa barang atau pakaian yang warnanya mencolok seperti warna kuning dan lain-lain.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


tentang AL QUR'AN  

Jumat, 31 Juli 2009

Meski Nabi Muhammad telah mencurahkan segala upaya yang mungkin dapat dilakukan dalam memelihara keutuhan Al-Qur’an, beliau tidak me­rangkum semua surah ke dalam satu jilid, sebagaimana ditegaskan oleh Zaid bin Thabit dalam pernyataannya,
“Saat Nabi Muhammad wafat, Al-Qur’an masih belum dirangkum dalam satuan bentuk buku.”1
Di sini kita perlu memperhatikan penggunaan kata ‘pengumpulan’ bukan ‘penulisan’. Dalam komentarnya, al-Khattabi menyebut, “Catatan ini memberi isyarat akan kelangkaan buku tertentu yang memiliki ciri khas tersendiri. Sebenarnya, Kitab Al-Qur’an telah ditulis seutuhnya sejak zaman Nabi Muhammad. Hanya saja belum disatukan dan surah-surah yang ada juga masih belum tersusun.”2 Penyusunan Al-Qur’an dalam satu jilid utama (master volume) boleh jadi merupakan satu tantangan karena nasikh mansukh yang muncul kemudian dan perubahan ketentuan hukum maupun kata-kata dalam ayat tertentu memerlukan penyertaan ayat lain secara tepat. Hilangnya satu format halaman akan sangat merendahkan penyertaan ayat-ayat yang baru serta surahnya karena wahyu tidak berhenti untuk beberapa saat sebelum Nabi Muhammad wafat. Dengan wafatnya Nabi Muhammad berarti wahyu ber­akhir untuk selamanya. Tidak akan terdapat ayat lain, perubahan hukum, serta penyusunan ulang. Ini berarti kondisi itu telah mapan dalam waktu yang tepat guna memulai penyatuan Al-Qur’an ke dalam satu jilid. Tidak ada keraguan yang dirasakan dalam pengambilan keputusan dan kebijaksanaan dan bahkan telah memaksa masyarakat mempercepat pelaksanaan tugas ini. Allah swt. memberi bimbingan para sahabat dalam memberi pelayanan terhadap Al­Qur’an sebagaimana mestinya memenuhi janji pemeliharaan ‘ selamanya terhadap Kitab-Nya,
“Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.”3
1. Kompilasi AI-Qur’an Semasa Kekuasaan Abu Bakr
i. Penugasan Zaid bin Thabit dalam Mengompilasikan Al-Qur’an
Zaid melaporkan,
Abu Bakr memanggil saya setelah terjadi peristiwa pertempuran al­Yamama yang menelan korban para sahabat sebagai shuhada. Kami melihat saat ‘Umar ibnul Khattab bersamanya. Abu Bakr mulai berkata,” ‘Umar baru saja tiba menyampaikan pendapat ini, ‘Dalam pertempuran al-Yamama telah menelan korban begitu besar dari para penghafal Al­Qur’an (qurra’),4 dan kami khawatir hal yang serupa akan terjadi dalam peperangan lain. Sebagai akibat, kemungkinan sebagian Al-Qur’an akan musnah. Oleh karena itu, kami berpendapat agar dikeluarkan perintah pengumpulan semua Al-Qur’an.” Abu Bakr menambahkan, “Saya kata­kan pada ‘Umar, ‘bagaimana mungkin kami melakukan satu tindakan yang Nabi Muhammad tidak pernah melakukan?’ ‘Umar menjawab, ‘Ini merupakan upaya terpuji terlepas dari segalanya dan ia tidak berhenti menjawab sikap keberatan kami sehingga Allah memberi kedamaian untuk melaksanakan dan pada akhirnya kami memiliki pendapat serupa. Zaid! Anda seorang pemuda cerdik pandai, dan anda sudah terbiasa menulis wahyu pada Nabi Muhammad, dan kami tidak melihat satu kelemahan pada diri anda. Carilah semua Al-Qur’an agar dapat dirang­kum seluruhnya.” Demi Allah, Jika sekiranya mereka minta kami me­mindahkan sebuah gunung raksasa, hal itu akan terasa lebih ringan dari apa yang mereka perintahkan pada saya sekarang. Kami bertanya pada mereka, ‘Kenapa kalian berpendapat melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad?’ Abu Bakr dan ‘Umar bersikeras mengatakan bahwa hal itu boleh-boleh saja dan malah akan membawa kebaikan. Mereka tak henti-henti menenangkan rasa keberatan yang ada hingga akhirnya Allah menenangkan kami melakukan tugas itu, seperti Allah menenangkan hati Abu Bakr dan ‘Umar.5
Setelah diberi keyakinan Zaid dapat menerima tugas berat sebagai pengawas komisi,6 sedang ‘Umar, sahibul fikrah, bertindak sebagai pembantu khusus.
ii. Jati Diri Zaid bin Thabit
Sejak usianya di awal dua puluh-tahunan, di masa itu, Zaid diberi ke­istimewaan tinggal berjiran dengan Nabi Muhammad dan bertindak sebagai salah seorang penulis wahyu yang amat cemerlang. Dia salah satu di antara para huffaz clan karena kehebatan jati diri itulah yang mengantarnya sebagai pilihan mumtaz untuk melakukan tugas tersebut. Abu Bakr as-Siddiq mencatat kualifikasi dirinya sebagai berikut:
Masa muda Zaid menunjukkan vitalitas dan kekuatan energinya.
Akhlak yang tak pernah tercemar menyebabkan Abu Bakr memberi pengakuan secara khusus dengan kata-kata, ‘Kami tak pernah memiliki prasangka negatif pada anda.’
Kecerdasannya menunjukkan pentingnya kompetensi dan kesadaran.
Pengalamannya di masa lampau sebagai penulis wahyu.7
Satu catatan tambahan dari saya (pengarang) tentang kredibilitasnya, Zaid salah seorang yang bernasib mujur di antara beberapa orang sahabat yang sempat mendengar bacaan Al-Qur’an Malaikat Jibril bersama Nabi Muhammad di bulan Ramadan.8
iii. Instruksi Abn Bakr terhadap Zaid bin Thabit
Izinkan kami sejenak memberi ulasan singkat tentang satu masalah yang pernah dikemukakan di hadapan Abu Bakr semasa menjadi khalifah. Sekali waktu seorang nenek menghadap minta penjelasan tentang hak waris dari seorang cucu yang telah meninggal dunia. Beliau menjawab bahwa bagian seorang nenek dari cucu tidak disebut dalam Al-Qur’an dan tidak pula beliau ingat bahwa Nabi Muhammad pernah memberi penjelasan akan hal itu. Dengan minta konfirmasi para hadirin, Abu Bakr menerima jawaban al-Mughira yang, saat itu, berdiri mengatakan bahwa beliau hadir saat Nabi Muhammad mengatakan bahwa bagian seorang nenek adalah satu per enam (1/6). Abu Bakr bertanya pada yang lain barangkali ada orang yang tak sepaham dengan al-Muhgira di mana Muhammad bin Maslama menegaskan secara pasti. Guna menyelesaikan tanpa sikap keragu-raguan, ini berarti Abu Bakr pernah minta pengesahan sebelum berbuat sesuatu terhadap penjelasan al-Mughira.9 Dalam hal ini Abu Bakr (dan seterusnya ‘Uthman seperti hendak kita lihat), semata­mata mengikuti perintah Al-Qur’an mengenai kedudukan para saksi:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. … Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu. Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika orang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil…. “10
Hukum kesaksian memainkan peranan penting dalam kompilasi AI­Qur’an (juga dalam metode ilmu hadith), dan merupakan bagian penting dari instruksi Abu Bakr pada Zaid bin Thabit. Ibn Hajar melanjutkan,
“Abu Bakr mengatakan pada ‘Umardan Zaid, “Duduklah di depan pintu gerbang Masjid Nabawi. Jika ada orang membawa (memberi tahu) anda tentang sepotong ayat dari Kitab Allah dengan dua orang saksi, maka tulislah.”11
Ibn Hajar memberi komentar tentang apa yang dimaksud oleh Abu Bakr perihal saksi:
Sepertinya apa yang dimaksud dengan dua saksi berkaitan erat dengan hafalan yang diperkuat dengan bukti tertulis. Atau, dua orang memberi kesaksian bahwa ayat Qur’an telah ditulis di hadapan Nabi Muhammad. Atau, berarti agar mereka memberi kesaksian bahwa ini merupakan salah satu bentuk yang mana Qur’an diwahyukan. Tujuannya adalah agar menerima sesuatu yang telah ditulis di hadapan Nabi Muhammad bukan semata-mata berlandaskan pada hafalan seseorang saja.12
Saya lebih cenderung menerima pendapat kedua menyangkut penerimaan materi (ayat Al-Qur’an) berdasarkan bukti sumpah di hadapan dua orang saksi lain bahwa mereka telah menulis ayat di depan Nabi Muhammad. Pendapat ini diperkuat oleh pendapat Ibn Hajar yang mana “Zaid tidak mau menerima sesuatu materi tulisan yang akan dapat dipertimbangan kecuali dua orang sahabat menyaksikan bahwa orang itu menerima ayat Al-Qur’an seperti di­perdengarkan oleh Nabi Muhammad sendiri.”13
Menurut pendapat Profesor Shauqi Daif, Bilal bin Rabah jalan-jalan mengelilingi kota Madinah melakukan pengecekan tiap sahabat yang hadir dan memiliki ayat-ayat Al-Qur’an yang ia tulis setelah menerima apa yang diper­dengarkan oleh Nabi Muhammad sendiri.14
iv. Cara Zaid bin Thabit Menggunakan Materi tulisan Al-Qur’an
Cara yang biasa dipakai dalam menyatukan naskah agar seorang perumus kalimat (editor) mengadakan perbandingan dengan naskah lain dari hasil kerja yang sama kendati, biasanya tidak semua naskah memiliki nilai yang setaraf. Dalam memberi penjelasan terhadap tingkatan naskah yang paling dapat di pertanggungjawabkan dengan yang tak memiliki harga nilai, Bergstraser mem­buat beberapa ketentuan penting sebagai berikut,
Naskah yang lebih awal biasanya lebih dapat terjamin dan tepercaya dari naskah yang muncul kemudian.
Naskah yang sudah diubah dan dibetulkan oleh penulis melalui proses perbandingan dengan naskah induk, lebih tinggi tingkatannya dari ma­nuskrip-manuskrip yang tidak ada perubahan.15
Jika naskah asli masih ada, naskah lain yang ditulis dari naskah itu akan hilang nilainya.16
Blachere dan Sauvaget kembali menegaskan tentang poin ketiga: Jika naskah asli masih terdapat di tangan pengarang, atau salah satu naskah yang telah mengalami perubahan masih ada, maka nilai naskah-naskah lain akan dinafikan17 Demikian juga, tidak adanya naskah asli dari seorang pengarang, duplikat lain, dengan adanya naskah induk, hendaknya dibuang dan tidak di­pertimbangkan.
Gambar 6. 1: Garis pohon untuk sebuah teks tulisan pengarang
Anggaplah urutan manuskrip mengikuti skema pohon seperti di atas. Pertimbangkan dua dari sistem skenario yang ada:
Katakanlah bahwa penulis naskah asli hanya menghasilkan satu edisi buku di mana tidak ada edisi kedua atau perubahan pada edisi pertama. Maka ketiga naskah berikut tidak termasuk: (1). Buku yang ditulis sendiri (seluruh naskah yang ditulis oleh pengarang), (2). Satu manuskrip yangditulis dari naskah pengarang ash misalnya ditulis oleh A); dan (3) manuskrip lain yang muncul kemudian (mungkin ditulis oleh L). Maka sangat jelas bahwa yang kedua dan ketiga dianggap tak ada gunanya clan tidak dapat dipertimbangkan sewaktu mengadakan penyuntingan dari naskah yang ada, karena tak ada di antara mereka yang memiliki tingkat­an yang sama dengan naskah asli tulisan tangan dari pengarang pertama.
Satu lagi, andaikan ada satu edisi buku. Kemudian naskah tulisan ash bagaimanapun tidak ditemukan, penyunting harus memakai tiga manus­krip lain. Dua manuskrip ditulis oleh murid-murid si pengarang asli, kita sebut saja A dan B. Manuskrip ketiga X dikopi dari B. Maka X di sini tidak ada harganya. Penyunting harus berdasarkan seluruhnya kepada A dan B, dan tidak boleh membuang salah satu darinya karena kedua­duanya mempunyai nilai yang sama.
Demikianlah prinsip-prinsip penting kajian kritis naskah dan edisi penerbitan yang dikembangkan oleh pihak orientalis di abad kedua puluh. Ternyata empat belas abad yang silam, Zaid telah melakukan kegiatan persis seperti teori yang mereka buat. Sejak Nabi Muhammad menapakkan kaki di bumi Madinah, adalah merupakan titik permulaan kegiatan intensif penulisan. Banyak di antara para sahabat memiliki ayat-ayat Al-Qur’an yang mereka salin dari kertas kulit milik kawan-kawan serta para jiran. Dengan membatasi terhadap ayat-ayat yang disalin di bawah pengawasan Nabi Muhammad, Zaid meyakinkan bahwa semua materi yang beliau teliti memiliki tingkatan yang sama dan hal yang demikian memberi jaminan mutlak atas ketelitian yang dicapai. Setelah menghafal Al-Qur’an dan menulis banyak semasa duduk ber­satna Nabi Muhammad, ingatan atau hafalan Zaid hanya dapat dikomparasikan dengan materi yang sama, bukan dengan naskah kedua atau ketiga.18 Maka arti itu, sikap keras Abu Bakr, `Umar dan Zaid atas materi dari tangan pertama dengan dua orang saksi dimaksudkan agar memberi dukungan anggapan clan guna memberi jaminan ada status yang sama. Di dorong oleh semangat yang meluap dari para pelakunya proyek tersebut berkembang menjadi upaya sebenarnya yang dilakukan oleh masyarakat:
Kalifah Abu Bakr mengeluarkan undangan umum (atau seseorang dapat dianggap sebagai dekrit) guna memberi peluang pada setiap orang yang mampu untuk ikut berpartisipasi.
Proyek tersebut dilakukan di dalam masjid Nabi Muhammad, sebagai .pusat berkumpul.
Dalam memberi respons terhadap instruksi seorang khalifah, ‘Umar berdiri di depan pintu gerbang masjid mengumumkan pada setiap orang yang memiliki tulisan ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh Nabi Muhammad agar membawanya ke masjid. Bilal juga mengumumkan hal yang sama ke seluruh lorong jalan jalan di kota Madinah.
v. Zaid bin Thabit Memanfaatkan Sumber Hafalan
Ini kelihatan jelas bahwa perhatian ditumpukan kepada ayat yang tertulis, sumber utama tulisan yang ditemukan-baik di atas kertas kulit, papan-papan kayu, atau daun-daun ( ) dst.-tidak hanya diverifikasi dengan hanya melalui tulisan-tulisan yang lainnya saja tetapi juga melalui hafalan para sahabat yang belajar langsung dari Nabi saw. Dengan meletakkan dasar-dasar persyaratan yang begitu ketat dalam penerimaan baik dari segi tulisan maupun hafalan, maka kesamaan status akan lebih terjamin.
Dalam keadaan apa pun Zaid bin Thabit selalu merujuk pada hafalan orang lain: “Al-Qur’an saya kumpulkan dari berbagai bentuk kertas kulit, potongan tulang, dan dari dada para penghafal.” Dalam hal ini az-Zarakhasi memberi ulasan,
Keterangan ini telah menyebabkan kalangan tertentu menganggap bahwa tak ada seorang pun yang hafal seluruh Al-Qur’an pada zaman kehidupan Nabi Muhammad. Melihat anggapan Zaid bin Thabit dan Ubayy bin Ka’b yang seperti itu, maka anggapan di atas tidak dapat dipertahankan dan, hal ini merupakan sebuah kekeliruan. Apa yang dimaksud Zaid pada dasarnya ia hanya mencari ayat-ayat tertulis dari berbagai sumber yang masih tercecer untuk dicocokkan dengan apa yang telah dihafal – para huffaz. Dengan cara demikian, tiap orang berpartisipasi dalam proses pengumpulan. Tak ada orang siapa pun yang memiliki sebagian ayat ke­mudian tak diikutsertakan. Demikian juga tak seorang pun memiliki alasan untuk menyatakan sikap prihatin tentang ayat-ayat yang dikum­pulkan dan tak seorang pun melakukan komplain bahwa naskah yang dikumpulkan hanya dari beberapa pilihan orang tertentu.19
Ibn Hajar memberi perhatian secara khusus terhadap keterangan yang diberikan Zaid, “Saya dapati dua ayat terakhir dalam Surah al-Bara’h hafalan ada pada Abu Khuzaima al-Ansari,” membuktikan bahwa tulisan yang ada pada Zaid serta hafalannya dianggap tidak mencukupi. Segala sesuatunya memerlukan pengesahan.20 Lebih lanjut In Hajar mengatakan,
Abu Bakr tidak memberi wewenang padanya agar menulis kecuali apa yang telah tersedia dalam bentuk tulisan berupa kertas kulit. Itu adalah sebab utama Zaid tidak mau memasukkan ayat terakhir dari Sarah al­Bara’ah sebelum ia sampai dengan membawa bukti suatu ayat yang telah tertulis (dalam bentuk tulisan), kendati ia mempunyai banyak sahabat yang dengan mudah untuk dapat mengingat kembali secara tepat dari hafalan mereka.
vi. Keaslian Al-Qur’an: Masalah Dua Ayat Terakhir Surah Bara’ah
Kata-kata tawatur ( ) merupakan ungkapan umum dalam lexicon Islam. Misalnya, Al-Qur’an telah dialihkan melalui kata mutawatiratau naskah tertentu dibangun dengan sistem mutawatir. Kata tawatur ditujukan pada pengumpulan informasi dari berbagi sumber dan perbandingan di mana jika sebagian besar menyetujui suatu bacaan, maka hal yang demikian memberi keyakinan akan keaslian bacaan itu sendiri. Selama tidak ada kesepakatan ilmiah tentang jumlah saluran atau perorangan yang diperlukan dalam men­capai tingkat tawatur, masalah utamanya adalah bagaimana mendapatkan ketentuan mutlak dan persyaratan untuk mencapai tujuan ini boleh jadi berbeda menurut ruang, waktu, serta lingkungan yang ada. Para ilmuwan biasanya tetap berpegang pada pendapat bahwa sekurang-kurangnya mesti terdapat se­tengah lusin sumber riwayat yang lebih dikehendaki di mana dengan adanya jumlah yang lebih besar kemungkinan pemalsuan akan semakin mengecil dan lebih rumit.
Kembali pada Sarah al-Bara’ah, di , mana dua ayat terakhir diberi pengesahan dan dimasukkan ke dalam mushaf, semata-mata berdasar atas kulit kertas dari Khuzaimah (serta saksi-saksi yang jadi kemestian), yang diperkuat dengan hafalan Zaid bin Thabit dan beberapa huffaz lainnya. Akan tetapi dalam hal kualitas sebagai kitab Al-Qur’an, bagaimana kita dapat menerima satu naskah kulit kertas dan beberapa hafalan para sahabat sebagai alasan tawatur yang dapat diterima? Anggaplah, jika dalam ruangan kelas berukuran kecil di depan dua atau tiga mahasiswa seorang guru besar membaca sebuah sya’ir pendek dari hafalannya dan setelah itu langsung tiap orang menanyakan beberapa mahasiswa tentang itu. Jika bacaan mereka sama, maka, kita memiliki kepastian secara mutlak bahwa hal itu seperti apa yang diajarkan sang guru besar.
Sama juga halnya dengan ayat-ayat atau sumber-sumber yang ditulis dan dihafal, dengan syarat tidak ada kolusi di antara mereka (pemain), dan ini apa yang saya gambarkan secara empiris dalam kelas tadi. Begitu juga dengan masalah Surah al-Bara’ah di mana tidak ada perselisihan tentang sumber­sumber yang ada, walaupun ada perselisihan itu relatif sangat kecil, men­jadikan dasar yang cukup memadai untuk kepastian. Dan guna meng-counter kekhawatiran konspirasi terdapat argumentasi logis: kedua ayat tersebut tidak memiliki sesuatu yang baru secara teologis, tidak membicarakan tentang sebuah pemujaan famili tertentu, dan tidak pula memberi informasi tentang sesuatu yang tak terdapat dalam Al-Qur’an. Adanya konspirasi menciptakan ayat-ayat seperti itu sangat tidak masuk akal karena tidak ada kepentingan yang tampak yang mungkin lahir dari upaya pemalsuan.22 Dalam suasana seperti ini di mana Allah swt. secara pribadi menjamin sikap kejujuran para sahabat terhadap Kitab Suci-Nya, maka kita dapat menarik kesimpulan akan adanya tawatur yang cukup dalam menentukan keputusan akhir ayat-ayat tersebut.
vii. Penyimpanan Suhuf dalam Arsip Kenegaraan
Setelah tugas terselesaikan, kompilasi Al-Qur’an disimpan dalam arsip kenegaraan di bawah pengawasan Abu Bakr.23 Kontribusinya seperti yang kita dapat simpulkan adalah penyatuan fragmentasi Al-Qur’an dari sumber pertama, kemudian ia menjelajah ke seluruh kota Madinah dan menyusunnya untuk transkripsi penulisan ke dalam satu jilid besar (master volume). Kompilasi ini disebut dengan istilah suhuf. la merupakan kata jamak suhuf ( : secara literal artinya, keping atau kertas) dan saya percaya ini mempunyai arti yang berbeda dengan kata tunggal Mushaf yang sekarang menunjukkan sebuah naskah tulisan Al-Qur’an).
Sebagai kesimpulan, segala upaya Zaid adalah penyusunan semua surah dan ayat secara tepat, dan kemungkinan besar sebagai seorang putra Madinah dia menggunakan script dan ejaan Madinah yang umum atau konvensional (Tetapi tampaknya ukuran kepingan-kepingan kertas yang digunakan untuk menulis Al-Qur’an tidak sama sehingga menjadikan tumpukan kertas itu tidak tersusun rapi. Oleh karena itu, dinamakan Suhuf Hanya lima belas tahun kemudian, saat Kalifah ‘Uthman berupaya mengirim naskah­naskah Al-Qur’an ke pelbagai wilayah kekuasaan umat Islam dari hasil kemenangan militer telah memperkuat tersedianya kertas kulit bermutu tinggi dan ia mampu memproduksi kitab Al-Qur’an dalam ukuran kertas yang sama yang kemudian lebih dikenal sebagai Mushafs.
2. Peranan `Umar dalam Pengenalan Kitab Suci AI-Qur’an
Dengan menunjuk ‘Umar sebagai penerus khalifah, setelah Abu Bakr wafat di atas tempat tidur, sebelumnya dia telah memberi kepercayaan terhadap penerusnya tentang mushaf-mushaf yang ada.24 Di samping adanya berbagai kemenangan dalam pertempuran yang menentukan, ‘kekuasaan ‘Umar diwarnai pengembangan Al-Qur’an secara pesat melintasi batas semenanjung Arab. Beliau mengutus sekurang-kurangnya sepuluh sahabat ke Basra guna mengajarkan Al-Qur’an,25 demikian pula ia mengutus Ibn Mas’ud ke Kufa.’26 Ketika ‘Umar diberitahukan tentang adanya orang lain di Kufa yang men­diktekan Al-Qur’an pada masyarakat melalui hafalan, ‘Umar naik pitam seperti kegilaan. Saat menemukan orang tersebut yang tidak lain adalah Ibn Mas’ud, beliau ingat akan kemampuannya, kemudian merasa tenang dan dapat me­redam kembali sikap emosinya.
Berita penting lainnya adalah mengenai pengenalan ajaran Al-Qur’an di Suriah. Yazid bin Abu Sufyan, penguasa Suriah, mengadukan masalah pada ‘Umar tentang orang-orang Muslim yang memerlukan pendidikan Al-Qur’an dan juga keislaman. la mendesak agar ‘Umar dapat mengutus para dosen, kemudian ‘Umar memilih tiga orang sahabat melakukan tugas tersebut yang masing-masing terdiri dari Mu’adh, ‘Ubada, dan Abu Darda. ‘Umar meminta mereka untuk terus menuju Hams yang setelah mencapai tujuan, salah satu dari mereka agar pergi ke Damaskus dan tempat lain di Palestina. Saat penduduk setempat merasa puas dengan tugasnya di Hims, Abu ad-Darda’ meneruskan perjalanan ke Damaskus, sedangkan Mu’adh ke Palestina dengan meninggalkan ‘Ubada di belakang. Mu’adh meninggal dunia setelah itu dan Abu ad­ Darda’ tinggal di Damaskus beberapa waktu lamanya dan dapat membuat halaqah yang sangat masyhur dengan mahasiswa asuhannya melebihi 1600 orang.27 Dengan membagi murid-murid ke dalam sepuluh kelompok, ia menugaskan seorang instruktur secara terpisah pada tiap kelompok dan melakukan inspeksi keliling dalam memantau kemajuan mereka. Bagi mereka yang telah lulus tingkat dasar, dapat mengikuti bimbingan langsung beliau agar murid yang lebih tinggi tingkatnya merasa lebih terhormat belajar bersama Abu ad-Darda’ dan berfungsi sebagai guru tingkat menengah.28
Metode yang sama dipraktikkan di tempat lain, Abu Raja’ al-Ataradi menyatakan bahwa Abu Musa al-Ash’ari membagikan murid-murid ke beberapa kelompok di dalam Masjid Basra,29 dalam bimbingannya yang hampir mencapai 300 orang.30
Di ibu kota, `Umar mengutus Yazid bin ‘Abdullah bin Qusait untuk mengajar AI-Qur’an di kalangan orang Badui,31 dan melantik Abu Sufyan sebagai inspektur untuk suku mereka agar mengetahui sejauh mana mereka sudah belajar.32 Dia juga menunjuk tiga sahabat yang lainnya di Madinah untuk mengajar anak-anak dengan setiap orangnya digaji lima belas dirham per bulan,33 dan setiap murid (termasuk orang dewasa) dinasihati untuk diajarkan lima ayat yang mudah.34
Setelah ditikam oleh Abu Lu’lua (seorang hamba sahaya Kristen dari Persia)35 di akhir tahun 23 hijrah, `Umar menolak untuk menunjuk seorang khalifah, dan membiarkannya kepada masyarakat untuk memilihnya dan pada waktu itu Suhuf diamanahkan kepada Hafsa, mantan istri Nabi Muhammad saw..
3. Kesimpulan
Pengabdian Abu Bakr sendiri terhadap AI-Qur’an sangat mengagumkan, dia sangat memperhatikan instruksinya tentang dua saksi untuk membangun otentisitas,36 dan mempraktikkan peraturan ini dalam kompilasi AI-Qur’an itu sendiri. Walhasil, walaupun ditulis di atas kertas yang tidak sempurna dan berbeda ukuran, ini telah menunjukkan keikhlasan dalam usahanya semampu mungkin untuk memelihara Al-Qur’an (kalamullah). Kemenangan yang berarti melebihi batas padang pasir Arab mendorong kemajuan pendidikan Islam sampai ke Palestina dan Suriah; Pemerintahan ‘Umar telah mengembangkan sekolah-sekolah untuk menghafal Al-Qur’an di dua negeri padang pasir kering dan tanah bulan sabit yang subur dan kaya. Tetapi perhatian pada zaman khalifah ‘Uthman clan usaha-usaha Zaid bin Thabit sebagai orang yang memulai mengkompilasikan Al-Qur’an dan tidak berhenti dengan wafatnya Abu Bakr.
1. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 12; Lihat juga al-Bukhari, Sahih, Jami’ Al-Qur’an, hadith.4986.
2. As-Suyuti, al-Itqan, i:164.
3. Qur’an 15:9
4. Qurra’ (lht. pembaca-pembaca) adalah istilah yang biasa dipakai untuk para hufiaz, Mereka orang-orang yang hafal Al-Qur’an. Qurra’ dengan ketakwaannya selalu berada dalam barisan paling depan pada waktu perang dan banyak yang mati dibanding dengan tentara-tentara biasa.
5. Al-Bukhari, sahih, Jam’i Al-Qur’an, hadith, no. 4986; lihat juga Ibn Abi Dawud, al-Masahif,
6. Lihat Ibn Abi Dawud al-Masahif, hlm. 6.
7. Lihat al-Bukhari, Sahih, Jam’i AI-Qur’ an, hadith no. 4986; Ibn Abi Dawud, al-Masahif, hlm. 8.
8. Tahir al-Jaza’iri, at- Tibyan, hlm. 126; Lihat juga A. Jeffery (ed.), al-Mabani, hlm. 25.
9. Malik, al-Muwatta’, al-Fara’id: 4, hlm. 513.
10. Qur’an 2: 282, Perintah menggantikan dua orang perempuan untuk satu orang lelaki mungkin dikarenakan perempuan kurang biasa dengan proses perdagangan secara umum. Lihat Muhammad Asad, Terjemahan AI-Qur’ at, Surah 2, catatan kaki 273.
11. Ibn Abi Dawud, al-Mashafi, hlm. 6. Lihat juga Ibn Hajar, Farhul Bari, ix: 14.
12. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 14-15.
13. Ibn Hajar, Fathul Bari, ix: 14.Sumber lihat al-Bukhari, Sahih, hadith no. 4986;
14. Shauqi, Daif, Kitab as Sab’a of/bn Mujahid, Pendahuluan hlm. 6.
15. Bergstasser, Usul Naqd an-Nusus wa Nashr al-Kutub (in Arabic), Kairo, 1969, hlm. 14.
16. Ibid, hlm. 20.
17. R. Blachcre dan J. Sauvaget, Regles pour editions et traductions de textes arabes. Diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh al-Miqdad, hlm. 47.
18. Dalam membuat (penyuntingan) satu teks, secara akademik perbandingan di antara derajat manuskrip
19. Az_Zarkahshi, Burhan, i:238-239.
20. Ibn Hajar, Fathul Bari, iv: 13.
21. Ibid., ix: 13.
22. Lihat hlm. 323-4 untuk contoh pemalsuan di mana alur ayat yang mengandung kepentingan teologi.
23. Al-Bukhari, Sahih, Fada’il AI-Qui an 3; Abu `Ubaid, Fa,da’il, hlm. 281; at-Tirmidhi, Sunan, had7th no. 3102.
24. Abu ‘Ubaid, Fada’il, h1m.281.
25. Lihat ad-Darimi, Sunan, i:135, diedit oleh Dahman.
26. Ibn Sa’ad, Tabaqat, vi:3.
27. Adh-Dhahabi, Seyar al-A’lam an-Nubala, ii:344-46
28. Ibid, ii:346.
29. Al-Baladhuri, Ansab al-Ashraf, I:110; Ibn Durais, Fada’il, hlm. 36; al-Hakim, al-Mustadrak,
ii: 220
30. Al_Faryabi, Fada’il, AI-Qur’an, hlm. 129
31. Ibn al-Kalbi, Thamhrat an-Nasab, hlm. 143; Ibn Hazm, Thamhrat al-Ansab, hlm. 182.
32. Ibn Hajar, al-Isabah, i:83, no. 332.
33. Al_gaihaqi, Sunan al-Kubra, vi: 124.
34. Ibn Kathir, Fada’il, vii:495.
35. William Muir, Annals of the Early Caliphate, hlm. 278.
36. Qur’an, 2:282.

AddThis Social Bookmark Button

Email this post


 

Design by gentha_petir artphoto